Ada Ratusan Ribu Putu, Made, Nyoman atau Ketut di Bali
Posted by Riko Trihendrawan | April 22nd 2008 | 1 Komentar
Di masyarakat Bali, tepatnya yang berstatus masyarakat kebanyakan, bukan ningrat, bukan brahmana, dll, itu ada kebiasaan pemberian nama depan anak pertama s/d ke-empat sbb:
- Putu, Wayan atau atau Gede untuk anak I
- Made, Kadek atau Nengah untuk anak II
- Nyoman atau Komang untuk anak III
- Ketut untuk anak IV
Untuk anak ke 5 dan seterusnya nama-nama ini diulang kembali, bisa dengan aliasnya seperti ditulis di atas, agar mengurangi lebih dari seorang yg nyahut ketika dipanggil namanya dalam sebuah keluarga. Nama Gede umum dipakai untuk anak ke 5.
Jadi, be considerated and wary kalau teriak manggilin nama-nama di atas di Pulau Dewata, bisa puluhan ribu orang Bali yg ngerasa punya nama terkait akan nyahut ngejawab, he..he..he..
Nama-nama ini berlaku untuk anak laki-laki maupun perempuan. Umumnya cukup diganti di awalan suku kata depannya, yaitu I (untuk laki-laki) untuk Ni (untuk perempuan).
Jadi anak laki-laki pertama contohnya bisa dikasih nama I Putu ….. atau I Wayan ….
Semoga info ringkas di atas cukup menjelaskan buat rekan-rekan yang curious.
Tanya… anak Bali yg baru lahir engga bisa langsung dikasih nama. Mesti melalui suatu ritual tertentu ?
Dan sampai kapan rambut si ayah baru bisa dipotong ?
Info ini didapat dari anggota orang Bali.
M89037