Siapa yang Harus Menjaga Kelanggengan Instalasi Microhydro?

Posted by | August 21st 2009 | 1 Komentar

Siapa yang Harus Menjaga Kelanggengan Instalasi Microhydro?

Pada malam keakraban reuni M’89 di Horizon Resort, presentasi teman kita Faisal begitu menarik dan membuka mata kita. Ternyata, dunia mikrohidro begitu mengasyikkan. Kita dibawa kembali ke kenangan masa kuliah dulu saat kita membuat turbin untuk mikrohidro yang sampai kita lulus nggak kelihatan selesainya. Saya bersyukur, ternyata Faisal, Ifnu, dan Dani masih konsisten menggeluti dunia mikrohydro ini. Dalam tulisan ini, saya ingin memberikan apa yg jadi pemikiran saya dan semoga bermanfaat.

Saat ini mikrohidro sudah menjadi bagian dari dunia bisnis, meskipun tujuan utamanya adalah bantuan sosial bagi masyarakat pedesaan yang di  era modern ini masih belum terjangkau oleh jaringan listrik PLN. Banyak sudah organisasi yang menggeluti dunia ini, yg antara lain IBEKA dan teman kita Faisal dari Yayasan Hidro Bandung. Umumnya organisasi ini hanya fokus pada pembangunan instalasi mikrohydro mulai dari civil work sampai distribusi jaringan listriknya ke rumah-rumah penduduk. Supervisi biasanya juga diberikan selama beberapa bulan untuk memastikan bahwa listrik yang dihasilkan dari instalasi mikrohidro tersebut berjalan normal dan bisa dinikmati oleh penduduk desa. Lalu, untuk kelanggengannya, siapa yang harus menjaga dan merawat instalasi mikrohidro ini?

Bebarapa tahun lalu, saya dan staff dari yayasan Ebara Hatakeyama Memorial Fund (Jepang) melakukan survey ke bebarapa lokasi mikrohydro di Jawa barat. Sungguh menyedihkan, semuanya tidak berfungsi dengan normal. Listrik yang semula dihasilkan dengan tegangan tetap sekitar 220V, saat itu hanya kurang dari 150V dan tidak tetap. Dan itupun hanya digunakan untuk penerangan dengan lampu pijar. Sangat disayangkan, meskipun bantuan, investasi yang begitu besar hanya dimanfaat untuk penerangan sekedarnya. Lalu, pertanyaannya, seberapa sulit menjaga dan merawat unit mikrohidro? Siapa yang seharusnya atau lebih pantas melakukannya? Bukankah ini juga suatu bisnis yang menggiurkan bagi kita?

Bila tertarik dan ingin tahu lebih lanjut, nantikanlah tulisan berikutnya, “Bagaimana Menjaga dan Merawat Mikrohidro”.

Salam ,
Hermoko
(peneliti & pengamat mikrohidro)

 

One Response to “Siapa yang Harus Menjaga Kelanggengan Instalasi Microhydro?”

  1. Ananta Wijaya says:

    Faisal..mau donk presentasi yg kemaren..
    Moko gw mau join di tim pembuatan Maintenance Program..

    oce
    Karbit

Leave a Reply

Welcome, Visitor!

Please login below

forgot password?

Tentang Website

Website ini adalah representasi online Buku Angkatan (BukAng) Jilid 2 dari mantan mahasiswa ITB Jurusan Teknik Mesin & Teknik Penerbangan angkatan 1989. Lebih lanjut >

Subscribe for New Posts Notification


Info Rekening
Alumni Mesin 89

  • Buat Frens Mesin 89 yang bertanya nomor Rekening Mesin 89: Bank Danamon, 206.065.989 atas nama Rudy Arifin, Erwin Wijaya, dan Ali.
  • Tips: Bisa transfer lewat ATM bank yang terhubung di ATM Bersama dan ALTO.