Who’s That Woman

Posted by | May 11th 2010 | 1 Komentar

Who’s That Woman



Sebagai seorang model, presenter TV, sarjana S2 bidang Astrofisika serta mantan anggota klub kuda poni, sebenarnya sudah cukup banyak penghargaan tersemat di pundak dara jelita dari Kent, United Kingdom ini.

Tapi sekarang dia dapat menambahkan dua tambahan lagi: jawara poker dan milyarder baru.

Liv Boeree, nona 25 tahun bermata brunette ini berhasil mengalahkan 1.250 kontestan lainnya di sebuah turnamen poker besar untuk memenangkan hadiah utama fantastis senilai 1,25 juta Poundsterling (sekitar Rp 14,5 milyar)!


Liv membayar 500 Poundsterling untuk ikut turnamen "PokerStars European Poker Tour", kemudian secara dramatis mampu mengalahkan 1250 kontestan lainnya sehingga berhak untuk meraup jumlah fantastis yang dapat mengubah hidup ini.

Liv Boeree, di dunia poker belakangan dijuluki ‘Iron Maiden’ karena kecintaannya pada musik grup cadas heavy metal Iron Maiden, berkata: "Aku telah menang di turnamen sebelumnya tapi tidak pernah sebanyak ini. Satu juta pound tidaklah buruk untuk pekerjaan selama enam hari".


"Memiliki gelar dalam astrofisika membantu saya dengan permainan saya, karena membuat Anda lebih analitis dan berpikir logis. Bagaimanapun ini semua hanyalah angka."

"Aku akan menggunakan uang ini dengan ‘smart’ dan berinvestasi di bidang properti. Ada seseorang di dalam hidup saya, tetapi saya tidak yakin apakah aku akan berbagi dengan mereka di masa ini."

Nona Liv adalah pribadi terdidik di Ashford School for Girls di Kent, UK, di mana ia melewati semua GCSE dan A-level dengan mudah. Dia kemudian mendapat tempat di Manchester University dan memperoleh gelar first-class di bidang fisika dan astrofisika.

Di universitas lah bakat kompetitif nya mulai pertama muncul.

Dia mengatakan kepada tabloid The Sun: "Di sekolah saya adalah kapten olahraga, mulai netball, hoki, lari … apa pun, di mana aku bisa bersaing dan menang."

"Itu sebabnya aku seperti menemukan rumah di olah raga poker. Aku berpikir, “Aku bisa bermain melawan anak laki-laki dan memukul mereka, ini sangat menyenangkan!".

Saat tumbuh dewasa, kecintaan Liv pada olah raga berkuda menjadi semakin jelas, dan ia sering menghabiskan waktu luangnya berkuda.

Setelah pulang ke rumah dari tur lima bulan awal bulan April, Liv menulis di blognya: "Jadi saya tiba mendarat, disambut oleh Ibu saya yang jelita, dan dibawa kembali ke kamar lama saya yang hangat dan bau anjing, beginilah yang saya inginkan!

"Aku bahkan mendapat sambutan ringkikan kuda seperti di film dari Bella, kuda saya sejak dulu, yang telah datang kembali untuk tinggal bersama orang tua saya. Kami menjualnya lebih dari delapan tahun yang lalu dan dia sama saja, masih berbulu, makan segala sesuatu dan terpental ke mana-mana ketika Anda naik padanya. "

Setelah meninggalkan universitas, ia mengambil bagian dan mendapat posisi pada sejumlah acara permainan televisi. Setelah satu penampilan, ia didekati oleh Channel 4 dan diundang untuk audisi pada acara "Carol Vorderman’s spot on Countdown".

Liv tidak mendapatkan pekerjaan itu, tapi tangkapan besar datang ketika dia diminta untuk mengambil bagian dalam program 5 Channel berjudul "Ultimate Poker Showdow" dan diajarkan cara memainkan permainan poker yang telah membuatnya menjadi seorang milyarder.

Semenjak itu, Liv telah bekerja sebagai presenter TV pada saluran poker, menyelenggarakan program penghargaan musik heavy metal MTV dan berpose sebagai model untuk majalah pria "Loaded" serta majalah Maxim, serta muncul di sampul berbagai majalah bertema "gambling".

Selama tiga tahun terakhir, Liv diperkirakan telah memenangkan total 1,9 juta USD di berbagai turnamen di Eropa, Australia dan Amerika, dan sekarang ia berada di peringkat kesembilan liga top pemain poker.

Dia mengaku senjata terbaik melawan lawan adalah ciri khasnya "Tatapan Liv", yang ia gunakan untuk bermain urat syaraf.


Meskipun sukses, ia masih tinggal di rumahnya di Milstead, sebuah desa kecil di dekat Sittingbourne, Kent, UK, dengan ibunya Elaine Cross, 54, yang menjalankan bisnis menjual koper dan tas, dan ayah tirinya Tony Cross, 53, seorang pensiunan polisi.

Nyonya Cross berkata: "Dia sebenarnya tidak benar-benar seorang penjudi, itulah ironinya. Liv sebenarnya adalah sangat bijaksana dan sangat berhati-hati dengan uang."

Dia menambahkan bahwa putrinya memiliki "otak matematis dan wajah poker yang luar biasa", mengatakan: "Saya tidak mengajaknya bermain Scrabble lagi, dia sangat kompetitif, dia selalu menang. "

Ayah Liv, penerbit Chris Boeree, 60, berkata: "Dia tampak seperti sejuta dolar dan pemain poker lainnya mesti terganggu oleh penampilannya."

 

One Response to “Who’s That Woman”

  1. romeo says:

    terus terang aku sedia bgt berkencan dengannya…

Leave a Reply

Welcome, Visitor!

Please login below

forgot password?

Tentang Website

Website ini adalah representasi online Buku Angkatan (BukAng) Jilid 2 dari mantan mahasiswa ITB Jurusan Teknik Mesin & Teknik Penerbangan angkatan 1989. Lebih lanjut >

Subscribe for New Posts Notification


Info Rekening
Alumni Mesin 89

  • Buat Frens Mesin 89 yang bertanya nomor Rekening Mesin 89: Bank Danamon, 206.065.989 atas nama Rudy Arifin, Erwin Wijaya, dan Ali.
  • Tips: Bisa transfer lewat ATM bank yang terhubung di ATM Bersama dan ALTO.